Diagnosis Hipertensi Pulmonal

Pada tahap awal proses diagnosis hipertensi pulmonal bagian tim medis atau dokter yang anda kunjungi biasanya menanyakan gejala apa saja yang ada pada diri anda. Adanya riwayat penyakit yang sama atau tidak dengan keluarga. Serta obat-obatan apa saja yang sudah di konsumsi oleh penderita. Bagian tim medis atau dokter biasanya juga melakukan pemeriksaan fisik pada area sekitar jantung dan paru-paru serta melihat ada atau tidak tanda pembesaran pada area tungkai kaki dan pergelangan kaki penderita.

            Penyakit arteri paru ini sering dikenal dengan pembuluh darah yang membawa darah ventrikel kanan bagian jantung pada paru-paru dan bertugas untuk memompa seluruh darah untuk menjauhi dari area jantung. Bisa juga disebut dengan dimana kondisi tekanan terlalu tinggi pada  bagian dalam pembuluh darah yang asalnya dari jantung dan tujuannya ke paru-paru. Arteri ini berasal dari ventrikel kanan namun setelah meninggalkan jantung arteri ini dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian dextra dan sinistra. Keduanya sama-sama bertujuan untuk menyuplai paru-paru yang dimana dextra untuk menyuplai paru-paru bagian kanan dan sinistra untuk menyuplai paru-paru bagian kiri.

hipertensi pulmonal
hipertensi pulmonal

            Pada penderita hipertensi pulmonal tahap pertama sulit untuk bisa dideteksi karena sering terjadi tidak spesifik dan juga memiliki diagnosis yang perbandingannya sangat luas. Peningkatan tekanan darah terjadi karena adanya perubahan pada sel yang melapisi arteri pulnomal. Untuk mengetahui kondisi anda biasanya yang laing sering dilakukan dengan cara berdiskusi sama keluarga dan harus mencari tahu di dalam keluarga ada yang mempunyai penyakit tersebut atau tidak. Jika ada kemungkinan besar anda mempunyai riwayat dari faktor keturunan atau faktor genetik. Untuk mengetahui diagnosis yang lain kita bisa melakukan dengan pemeriksaan penunjang sebagai berikut :

  • Melakukan foto rontgen dada, pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui adanya pembengkakan pada pembuluh darah paru-paru atau pada bilik jantung.
  • Menggunakan alat EKG atau elektrokardiogram, dilakukan pemeriksaan EKG supaya bisa mengetahui aktivitas listrik pada jantung dan juga mendeteksi gangguan irama pada jantung.
  • Ekokardiografi untuk mengetahui hasil citra jantung dan bisa memperkirakan besar tidaknya tekanan pada arteri paru-paru.
  • Melakukan kateterisasi jantung. Namun tidak semua langsung melakukan tes ini, biasanya dilakukan saat penderita sudah melakukan pemeriksaan ekokardiografi untuk memastikan mempunyai penyakit tersebut dan sekaligus mengetahui tingkat keparahan kondisinya.
  • Tes fungsi paru bertujuan untuk mengetahui keluar masuknya aliran darah dari paru-paru. Alat tersebut adalah spirometer.
  • Pemindaian sperti melakukan CT scan berguna untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas terhadap ukuran jantung dan fungsi jantung. Mengetahui penggumpalan pada pembuluh darah dan mengetahui aliran darah pada pembuluh darah paru-paru.
  • Ventilation perfusion scan bisa juga disebut dengan V/Q scan. Bertujuan untuk mendeteksi adanya gumpalan darah yang mengakibatkan penyakit ini.
  • Tes darah untuk bisa mengetahui keberadaan pada zat seperti metamfetamin dan juga penyakit lain seperti penyakit hati yang dapat menyebabkan ternjadinya penyakit hipertensi paru.
  • Melakukan polisomnografi bertujuan untuk mengamati tekanan darah dan juga oksigen, detak jantung serta aktivitas otak selama penderita itu tidur. Alat tersebut juga bisa  untuk mengetahui adanya gangguan pola tidur.
  • Yang terakhir yaitu biopsi paru. Digunakan untuk mengetahui adanya kelainan di bagian paru-paru yang dapat memicu terjadinya penyakit tersebut.

Dengan Hipertensi pulmonal anda tidak perlu panik atau takut jika anda menderita penyakit tersebut. Langsung saja konsultasikan sama dokter dan harus menyampaikan keluhan dengan jujur. Untuk mencegah penyakit tersebut sangat gampang cukup selalu jaga kesehatan tubuh, menjaga pola tidur serta utamakan melakukan aktivitas yang ringan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel